Selasa, 28 Januari 2020

SAJAK-SAJAK: RANTAI RANTAI PENGIKAT



Rantai-rantai Pengikat
Jiwa yang terpenjara
Takdir yang bersemayam
Jauh dalam dimensi fana
Tak nampak oleh mata
Tak bisa disentuh oleh Indra
Tuhan sang Penguasa
Pemilik segala kehidupan
Penentu nasib insan
Pengatur segalanya

Rantai-rantai Pengikat
Jiwa yang terpenjara
Tak kuasa melawan daya
Lemah tak berdaya
Terombang-ambing drama hidup
Tak jelas arah dan tujuan
Coretan pena Ilahi
Saksi hidup dan mati
Garis kepatuhan nasib insan
Wujud pengabdian Manusia
Rantai-rantai pengikat
Jiwa yang terpenjara
Kemiskinan yang melanda
Setiap insan manusia
Tak peduli siapa mereka
Semua adalah sama
Kekejaman dunia
Simbol murka Ilahi
Kemurahan dunia
Wujud kemurahan ilahi
Rantai-rantai pengikat
Jiwa yang terpenjara
Menanggung beban kehidupan
Bagaikan roda menahan muatan
Daya dan upaya hanya cara
Semua telah tergambar sebelumnya
Syukur dan usaha
Wujud pengabdian hamba
Menanti datangnya maut
Kembali ke pangkuan Ilahi


Puisi  ini ditulis oleh
Adeng Septi Irawan
Pegiat Sastra UIN Sunan Ampel Surabaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar